Postingan

Menampilkan postingan dengan label ~'~stanislaus temala ledjap~'~

MATA HATI atau MATA PALSU

Gambar
MATA HATI  ataukah MATA PALSU Ketika matamu melihat wujud yang tak rupawan,maka berbicaralah dengan hati mu Disaat itu Allah ikut meleburkan Segala rasa di sana dengan doa keikhlasan. Untuk yang terbelenggu.    Bukan kata kata yang harus terucap dari bibir Sebagai bentuk simpati palsu. Sebab bibir dan lidah selalu seimbang men cipratkan duri,kadang tak sengaja tetapi  Bisa membunuh  sesama. Bacalah kisah didepan mu Dan mengerti,bukan mengira   Bukan mengartikan Seolah iba,  karena berandai andai adalah dosa dan jelmaan setan Menjadi tameng untuk menjarah nurani menjadi musuh dalam selimut mu Yang akan menjadi racun. Tetaplah membaca dengan hati nurani Dan pahami kisahnya Untuk sebatas instrospeksi Untuk dirimu dan mereka. Jangan berharap lebih Dan jangan memaksa sang pencipta Untuk menyetujui Setiap harapan dan keinginan yang menggebu Keinginan adalah hasrat yang terikat  Antara nafsu dan jumawa. Kita hanya dicubit Oleh perubahan rona Kita ha...

MENYIKAPI PERUBAHAN ZAMAN

Manusia telah diberikan banyak talenta dan kecerdasan, bahkan manusia menjadi pilihan makhluk ciptaan Tuhan, pilihan yang memiliki kelebihan dari makhluk ciptaan lain dengan diberi akal Budi dan kehendak.Apakah kita setiap saat dalam kesadaran selalu mengasah semangat atau roh intelektual kita agar kita bertindak dalam menyikapi hidup ini dengan baik dan benar? Banyak orang yang dianugerahi kecerdasan dan menghasilkan banyak karya dalam hidupnya, namun sedikit orang yang dapat bersikap bijaksana dalam hidupnya.Orang yang pandai mengandalkan  kecerdasan otak sehingga semua hal dipandang berdasarkan logika manusia.Namun orang bijaksana bertindak bukan hanya didasarkan pada kecerdasan pikiran manusia saja. Tetapi juga berdasarkan pada hati nurani. Orang yang bijaksana adalah orang yang mampu melihat kedalam dirinya, mengevaluasi dan memperbaiki diri sehingga hidupnya menjadi semakin lebih baik,maka menjadi bijaksana tidak hanya mengandalkan pengetahuan nya saja tetapi harus berani ren...

KASIH SAYANG SUAMI ISTERI MENGHADIRKAN KASIH ALLAH ITU SENDIRI

Gambar
Dalam surat Rasul Paulus kepada jemaat di Efesus,Ia mengatakan; "bahwa suami istri harus saling tunduk, saling menyerahkan diri, menghormati, mengasihi, menyucikan,mengasuh,merawat,dan menyelamatkan.".  Dengan melakukan hal hal tersebut,maka kasih sayang suami istri dapat mencerminkan kasih Allah itu sendiri.Sebab kasih Allah selalu membawa keselamatan.Keselamatan dan keutuhan keluarga harus berdasar pada saling kasih antara suami istri.Bukan mengejar kepentingan atau kesukaan pribadi. Dalam Injil kerajaan Allah diumpamakan Yesus, seperti biji sesawi yang ditaburkan dan tumbuh menjadi pohon yang besar dan kuat.Sama seperti kasih Allah yang ditaburkan dalam hati suami istri agar terus dipelihara hingga tumbuh dan menjadi semakin kuat.Segala suka dan duka ditanggung bersama,segala kesulitan dan tanggung jawab dipikul oleh keduanya.Keselamatan dan kesejahteraan keluarga akan menghasilkan damai dan sukacita. Dari keluarga yang menerima dan memelihara berkat Tuhan Inil...