MATA HATI atau MATA PALSU
MATA HATI
ataukah
MATA PALSU
Ketika matamu melihat wujud yang tak rupawan,maka berbicaralah dengan hati mu
Disaat itu Allah ikut meleburkan
Segala rasa di sana dengan doa keikhlasan.
Untuk yang terbelenggu.
Bukan kata kata yang harus terucap dari bibir
Sebagai bentuk simpati palsu.
Sebab bibir dan lidah selalu seimbang men cipratkan duri,kadang tak sengaja tetapi
Bisa membunuh sesama.
Bacalah kisah didepan mu
Dan mengerti,bukan mengira
Bukan mengartikan
Seolah iba, karena berandai andai adalah dosa dan jelmaan setan
Menjadi tameng untuk menjarah nurani menjadi musuh dalam selimut mu
Yang akan menjadi racun.
Tetaplah membaca dengan hati nurani
Dan pahami kisahnya
Untuk sebatas instrospeksi
Untuk dirimu dan mereka.
Jangan berharap lebih
Dan jangan memaksa sang pencipta
Untuk menyetujui
Setiap harapan dan keinginan yang menggebu
Keinginan adalah hasrat yang terikat
Antara nafsu dan jumawa.
Kita hanya dicubit
Oleh perubahan rona
Kita hanya disentil oleh sedikit ketamakan
Karena arogan dan ambisi dimasa muda.
Ini lembaran usang yang mulai lusuh
Dan sedikit terkoyak.
Yang Tuhan buka
Untuk menunjukkan pada apa yang
Tidak pernah diperhitungkan
Ketika sakit dan terkapar.
Pernahkah ada dalam catatan mu?
Tidak teman..sama sekali tidak.!!
Kini hanya pasrah diri
karena tidak siap mendengar
Panggilan kalbu yang telah lama menyatu dalam nadi mu, ataukah nadi mereka
Suara Tuhan yang melekat dan
Berdiam dalam kalbu mu
Ya Ia ada......
Tetapi tak terasa ada
Sebab telah lama kau matikan.
Seperti pelita yang terpajang tanpa api 🔥.
Karena tertutup mati
Oleh keserakahan duniawi.
Dan kurangnya kebijaksanaan untuk memilah.
Antara kenyataan atau Fatamorgana.
Jakarta 14-maret 2022
Komentar
Posting Komentar